Beberapa minggu yg lalu dan beberapa hari terakhir ada hal" yang
membuat g merasa mendapatkan nilai-nilai kehidupan yg baru. Begini
ceritanya...
"Pengamen yg berbakat"
Dalam
rentang 1 bulanan, kadang ada pengamen yang rutin dateng ke rumah g.
Meskipun agak jarang, yah misalnya seminggu 1x atau 2 minggu sekali.
Nah, g yakin bahwa pengamen ini adalah orang yang rutin ngamen brkunjung
ke rumah g. G yakin karena suara dia bagus dan g inget selalu kalo yg g
denger adalah suara pengamen itu. G akuin bahwa suaranya emg lumayan
sbg seorang pengamen dibandingin pengamen yg mungkin asal ngamen doang.
Nah, lama-kelamaan g memantau dan mengikuti perkembangannya. Ternyata,
memang dia yg sering lewat dpn rumah. Tapi ada 1 hal, ketika g mendengar
dia ngamen bawain lagu dengan suara yg baik dan bisa di bilang nyanyi
nya bener. Seketika dalam hati g brpikir, wah pengamen ini bener"
ngeluarin kemampuan terbaiknya dalam nyanyi meskipun hanya ngamen. Dan,
ini yg membuat g tersentuh lalu membuat g merasa bahwa memang dia layak
untuk dapet uang atas usaha nya yg maksimal. G pun ngga nyesel sama
skali, ketika harus memberi sepeser uang untuk nya.
Kemudian, minggu kmrn...
"Survey Rumahan"
Minggu
lalu, g di dtg in sm ibu" di rumah dan dia mengadakan survey untuk
keperluan pekerjaannya dalam hal riset. Seperti biasa, sbnr nya nenek g
agak risih kalo ada orang luar yg datang lalu tanpa urusan yg jelas
berlama-lama di rumah. Tapi, mama g ttep mengijinkannya masuk untuk
sekedar di tanya". G pun ikut serta dalam tanya jawab itu sebagai objek
riset. Nah, selama sesi tny jwab brlangsung kita ngobrol" santai.
Seketika, melihat aktifitas dan kegiatan yg ibu itu lakukan g merasa
iba. Bawasannya kerjaan sebagai karyawan lembaga riset, terutama orang
ditugasin dateng ke rumah" itu sangat melelahkan. melelahkan dalam arti
begini : untuk ngetuk pintu rumah org ajah, perlakuan yg diterima bisa
brmacaam" bahkan cenderung mendapat penolakan. Kadang ngeliat situasi
seperti ini, hati kita bisa berkata-kata. Dan pada saat itu, g
memikirkan kesulitan" si ibu tadi dalam pekerjaan nya. Maka g merasa
bahwa g mau menghargai usaha ibu itu dengan bersedia untuk di tny jawab
dan memberikan waktu untuk nya..
Dari 2 cerita
diatas g mendapatkan bahwa jika kita melihat segala sesuatu dari 2 sisi
secara bijaksana, hati nurani kita akan lebih peka untuk bertindak. Dan
pada akhirnya, pilihan yang kita ambil adalah baik untuk kita dan orang
lain.
G suka dengan ungkapan " The Mirror Never Lies " ,
karena ungkapan itu mengajarkan kepada kita untuk memperlakukan orang
lain dengan baik dengan " berandai-andai jika kita berada di situasi
mreka". Maka dari itu tmn", coba kita pahami setiap peristiwa di
sekitar kita. Karena banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang indah yang
akan kita temui yg ngga bisa kita dapet sembarangan..
Bijaksana itu indah teman... Godbless :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar