Selasa, 15 Mei 2012

Bijaksana Itu Indah... :D

Beberapa minggu yg lalu dan beberapa hari terakhir ada hal" yang membuat g merasa mendapatkan nilai-nilai kehidupan yg baru. Begini ceritanya...

"Pengamen yg berbakat"

Dalam rentang 1 bulanan, kadang ada pengamen yang rutin dateng ke rumah g. Meskipun agak jarang, yah misalnya seminggu 1x atau 2 minggu sekali. Nah, g yakin bahwa pengamen ini adalah orang yang rutin ngamen brkunjung ke rumah g. G yakin karena suara dia bagus dan g inget selalu kalo yg g denger adalah suara pengamen itu. G akuin bahwa suaranya emg lumayan sbg seorang pengamen dibandingin pengamen yg mungkin asal ngamen doang. Nah, lama-kelamaan g memantau dan mengikuti perkembangannya. Ternyata, memang dia yg sering lewat dpn rumah. Tapi ada 1 hal, ketika g mendengar dia ngamen bawain lagu dengan suara yg baik dan bisa di bilang nyanyi nya bener. Seketika dalam hati g brpikir, wah pengamen ini bener" ngeluarin kemampuan terbaiknya dalam nyanyi meskipun hanya ngamen. Dan, ini yg membuat g tersentuh lalu membuat g merasa bahwa memang dia layak untuk dapet uang atas usaha nya yg maksimal. G pun ngga nyesel sama skali, ketika harus memberi sepeser uang untuk nya.

Kemudian, minggu kmrn...

"Survey Rumahan"

Minggu lalu, g di dtg in sm ibu" di rumah dan dia mengadakan survey untuk keperluan pekerjaannya dalam hal riset. Seperti biasa, sbnr nya nenek g agak risih kalo ada orang luar yg datang lalu tanpa urusan yg jelas berlama-lama di rumah. Tapi, mama g ttep mengijinkannya masuk untuk sekedar di tanya". G pun ikut serta dalam tanya jawab itu sebagai objek riset. Nah, selama sesi tny jwab brlangsung kita ngobrol" santai. Seketika, melihat aktifitas dan kegiatan yg ibu itu lakukan g merasa iba. Bawasannya kerjaan sebagai karyawan lembaga riset, terutama orang ditugasin dateng ke rumah" itu sangat melelahkan. melelahkan dalam arti begini : untuk ngetuk pintu rumah org ajah, perlakuan yg diterima bisa brmacaam" bahkan cenderung mendapat penolakan. Kadang ngeliat situasi seperti ini, hati kita bisa berkata-kata. Dan pada saat itu, g memikirkan kesulitan" si ibu tadi dalam pekerjaan nya. Maka g merasa bahwa g mau menghargai usaha ibu itu dengan bersedia untuk di tny jawab dan memberikan waktu untuk nya..


Dari 2 cerita diatas g mendapatkan bahwa jika kita melihat segala sesuatu dari 2 sisi secara bijaksana, hati nurani kita akan lebih peka untuk bertindak. Dan pada akhirnya, pilihan yang kita ambil adalah baik untuk kita dan orang lain.

G suka dengan ungkapan " The Mirror Never Lies " , karena ungkapan itu mengajarkan kepada kita untuk memperlakukan orang lain dengan baik dengan " berandai-andai jika kita berada di situasi mreka".  Maka dari itu tmn", coba kita pahami setiap peristiwa di sekitar kita. Karena banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang indah yang akan kita temui yg ngga bisa kita dapet sembarangan..

Bijaksana itu indah teman... Godbless :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar