Jumat, 21 September 2012

Semester 3...

Semester 3 sudah dimulai, kelas baru, teman baru, dosen baru dan asdos baru. Minggu pertama penuh dengan hal yang mengesankan, dimana dosen-dosen di semester 3 terlihat lebih serius dalam menyampaikan mata kuliah.

Sesaat semua itu pertanda bahwa semua nya di semester 3 sudah masuk dalam tahap yang lebih tinggi dan lebih dalam. Sebanding dengan tugas-tugas yg mulai di berikan setiap dosen dan presentasi setiap kelas.

Waktu terasa semakin berharga, kita pun dituntut untuk sungguh-sungguh belajar. Setiap waktu yg dilalui harus bermanfaat. Dimulai dari kecepatan untuk menyelesaikan tugas, kemampuan bekerjasama dalam kelompok yg harus interaktif, kreatif, efektif dan efisien. 

Selain itu, semakin banyak tantangan untuk kita. Dimulai dari dosen yg cara ngajarnya kurang sampe asdos yg begitu santainya ngajar semaunya. 

Mudah-mudahan semuanya akan berjalan baik, dan semester 3 ini terlewati dengan mulus. Tentunya dengan mempertahankan IP..

Gue hanya bisa berusaha dan berdoa, semoga Tuhan menuntun setiap langkah ini... Amin.
  

Selasa, 04 September 2012

Warna - Warni Hoooooliday..

Wow ! ternyata sudah skitar 2 bulan ngga nge-blog haha. Okelah kalo gitu kita mulai saja ceritanya.. 

Puji  tuhan semester 2 ini ditutup dgn nilai yg memuaskan, meskipun ada beberapa harapan yg lenyap. Tapi kalo diliat dari materi dan keadaan dosennya, gue hrus tetap brsyukur..

Libur lebaran tahun ini sangat luar biasa, karena ada acara yg berkesan yaitu jambore. Seperti biasa, gue rutin ikut jambore gereja paroki Damai. Dan memang dari tahun ke tahun acaranya selalu menggembirakan. Kita pure camping, tidur di tenda, masak sendiri, cuaca dingin-dingin empuk, main di sungai, naik turun bukit, jurit malam, api unggun, games, hunting-hunting kenalan baru *ups* dan lain lain...

Sungguh asik sekali kita jambore selama 5 hari 4 malam di Bandung. Dimana kita kawula muda katolik berkumpul dan menjadi keluarga selama 5 hari 4 malam itu. Banyak momen-momen dan nilai-nilai kehidupan yg berharga yg tidak bisa kita dapatkan di Kota. Tapi sayang gue belum bisa menikmati saat-saat seperti ini bersama seseorang yg spesial. Padahal kita bisa tahu bagaimana "kelakuan asli" orang lain ketika mereka berada jauh dari rumah hahaha...

Aktifitas gue yg lain selebihnya di isi dengan gereja, futsal, jalan ke mall. Nah, tentang futsal nih ! 

Cukup menyedihkan nih, karena grafik permainan futsal gue menurun perlahan. Karena kesibukan g senin-jumat kerja dan kuliah. Biasa kalo masih sekola seminggu bisa 3x main futsal, 2 hari ekskul dan 1 hari bareng tmn greja. Sekarang cuma seminggu 1x ckckckck. Perlahan, karena ngga diimbangi dengan pola latihan yg benar, kelincahan gue dalam memainkan bola mulai luntur.. haiyaaaaaaaaaa...

Sampe-sampe kapten gue sendiri comment ke gue dan gue menyadari nya. Tapi gue tidak akan tinggal diam, karena gue masih ingin bermain untuk tim Mabes St. Petrus & Paulus. Maka dari itu, gue berniat untuk menjalani setiap kesempatan latihan dengan serius. Mudah-mudahan niat ini berjalan dengan baik. Aminnnnnn haha

Oia, akhir-akhir ini trdengar kabar yg tidak enak. Bahwa ada anak-anak yg berbicara tidak enak tentang SMA gue. hadehh, parah banget mereka. Tidak seharusnya mereka begitu, sampe-sampe guru-guru dibuat marah. "ya tuhan, mereka tidak tahu apa yg mereka perbuat" hahaha.  Dan mirisnya adalah gue ngga bisa berbuat apa-apa, yasudahlah berdoa saja yg terbaik untuk sekola tercinta..

 By the way, libur kuliah gue tinggal dalam hitungan hari nih. Waduhhh,, harus menggunakannya dengan efektif teman ! haha. Okelah cukup disini cerita gue, next time kita lanjut lageeeee... 

Minggu, 24 Juni 2012

Road to UAS

Hei teman".. Ngga berasa g sudah menjalani kuliah selama 1 semester dan sebentar lagi semester 2 akan berakhir.

Waktu yang berjalan ngga berasa banget, apalagi g melaluinya dengan kuliah dan kerja. Teman" semakin bertambah, dan sudah akrab satu sama lain. 

Kerjaan pun demikian, dari hari ke hari ga berasa udah hampir satu tahun g lalui. Udah beradaptasi, mulai menyukai pekerjaan dan lingkungan pun mendukung. (puji tuhan! haha ). 

Saat ini waktu adalah bagian yang vital untuk g. Karena g harus membagi waktu untuk belajar, bekerja, bermain dan istirahat. Woooooaaahh banyak skali cabang nya hwhwhw.. 


Selain itu, kesehatan juga jadi prioritas yang harus di perhatikan karena banyak nya kegiatan yg g lalui. 

G bersyukur dan berterimakasih sekali pada tuhan. Karena Dia yg selalu memimpin setiap langkah yang g jalani. Baik itu dalam senang, sulit, resah, bosan, sepi, dll. Oleh karenanya selalu ada motivasi dalam diri g untuk terus maju. Terlebih lagi dukungan dari keluarga. Maka kita harus selalu dekat dengan tuhan hehe..

Urusan kerja dan kuliah sudah bisa g jalani dengan seimbang. Meskipun akhir" ini kadang urusan kerjaan memaksa g utk merelakan waktu kuliah. tapi semua bisa di manage lagi.

Nah, gmn klo soal asmara nihhh ?? 

hahaha, bisa di bilang prestasi g dalam hal ini kurang bagus. Saat ini, ketika udah masuk dunia perkuliahan g semakin selektif untuk memilih pacar. Maklum sebagai seorang laki-laki kadang g udah berpikir jauh kedepan. 

Namun, beberapa waktu terakhir g menyadari bahwa ungkapan "kesempatan tdk dtg 2x" & "penyesalan slalu dtg blakangan" ada BENAR nya hahaha. 

Hal ini merujuk pd flashback g di masa lalu, dimana pikiran g saat itu adalah "Minder". Minder bahwa sebenarnya ada seorang wanita yang benar-benar tulus menyukai g, namun g malah memilih yg lain. dan pada akhirnya pilihan g itu "SALAH" hadehh ckckck!! skrg kena deh galau nya wkwk.

Tapi semua nya cuma bisa dijadiin pelajaran krn nasi udah jadi bubur. G berharap mudah-mudahan nanti "MOMENTUM" itu datang kembali. Dan g akan menjawab semua ketulusan nya dengan pilihan yang benar.. 

Okelah mungkin inilah serangkaian cerita yg mewarnai hari" g beberapa hari terakhir, nanti next time kita cerita" lagi...

Godbless..

 


 

Selasa, 15 Mei 2012

Bijaksana Itu Indah... :D

Beberapa minggu yg lalu dan beberapa hari terakhir ada hal" yang membuat g merasa mendapatkan nilai-nilai kehidupan yg baru. Begini ceritanya...

"Pengamen yg berbakat"

Dalam rentang 1 bulanan, kadang ada pengamen yang rutin dateng ke rumah g. Meskipun agak jarang, yah misalnya seminggu 1x atau 2 minggu sekali. Nah, g yakin bahwa pengamen ini adalah orang yang rutin ngamen brkunjung ke rumah g. G yakin karena suara dia bagus dan g inget selalu kalo yg g denger adalah suara pengamen itu. G akuin bahwa suaranya emg lumayan sbg seorang pengamen dibandingin pengamen yg mungkin asal ngamen doang. Nah, lama-kelamaan g memantau dan mengikuti perkembangannya. Ternyata, memang dia yg sering lewat dpn rumah. Tapi ada 1 hal, ketika g mendengar dia ngamen bawain lagu dengan suara yg baik dan bisa di bilang nyanyi nya bener. Seketika dalam hati g brpikir, wah pengamen ini bener" ngeluarin kemampuan terbaiknya dalam nyanyi meskipun hanya ngamen. Dan, ini yg membuat g tersentuh lalu membuat g merasa bahwa memang dia layak untuk dapet uang atas usaha nya yg maksimal. G pun ngga nyesel sama skali, ketika harus memberi sepeser uang untuk nya.

Kemudian, minggu kmrn...

"Survey Rumahan"

Minggu lalu, g di dtg in sm ibu" di rumah dan dia mengadakan survey untuk keperluan pekerjaannya dalam hal riset. Seperti biasa, sbnr nya nenek g agak risih kalo ada orang luar yg datang lalu tanpa urusan yg jelas berlama-lama di rumah. Tapi, mama g ttep mengijinkannya masuk untuk sekedar di tanya". G pun ikut serta dalam tanya jawab itu sebagai objek riset. Nah, selama sesi tny jwab brlangsung kita ngobrol" santai. Seketika, melihat aktifitas dan kegiatan yg ibu itu lakukan g merasa iba. Bawasannya kerjaan sebagai karyawan lembaga riset, terutama orang ditugasin dateng ke rumah" itu sangat melelahkan. melelahkan dalam arti begini : untuk ngetuk pintu rumah org ajah, perlakuan yg diterima bisa brmacaam" bahkan cenderung mendapat penolakan. Kadang ngeliat situasi seperti ini, hati kita bisa berkata-kata. Dan pada saat itu, g memikirkan kesulitan" si ibu tadi dalam pekerjaan nya. Maka g merasa bahwa g mau menghargai usaha ibu itu dengan bersedia untuk di tny jawab dan memberikan waktu untuk nya..


Dari 2 cerita diatas g mendapatkan bahwa jika kita melihat segala sesuatu dari 2 sisi secara bijaksana, hati nurani kita akan lebih peka untuk bertindak. Dan pada akhirnya, pilihan yang kita ambil adalah baik untuk kita dan orang lain.

G suka dengan ungkapan " The Mirror Never Lies " , karena ungkapan itu mengajarkan kepada kita untuk memperlakukan orang lain dengan baik dengan " berandai-andai jika kita berada di situasi mreka".  Maka dari itu tmn", coba kita pahami setiap peristiwa di sekitar kita. Karena banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang indah yang akan kita temui yg ngga bisa kita dapet sembarangan..

Bijaksana itu indah teman... Godbless :D

Sabtu, 28 April 2012

listen...

ini hanya sebatas bisik kecilku dari hati yg terdalam, andai ku bisa menyampaikan dan dia bisa mendengarnya...


Semuanya terangkum dari lagu ini, ketika ku mendengarnya dan sedikit melihat kebelakang...


Yang Terlupakan - Iwan Fals
 
Denting piano kala jemari menari

Nada merambat pelan, di kesunyian malam

Saat datang rintik hujan

Bersama sebuah bayangan yang pernah terlupakan



Hati kecil berbisik, untuk kembali padanya

Seribu kata menggoda, seribu sesal didepan 

mata


Seperti menjelma

Waktu aku tertawa, kala memberimu dosa



Oh maafkanlah, oh maafkanlah





Rasa sesal di dasar hati
 
Diam tak mau pergi

 
Haruskah aku lari dari kenyataan ini

 
Pernah ‘ku mencoba ‘tuk sembunyi

 
Namun senyummu tetap mengikuti...


















Kamis, 01 Maret 2012

So Fast...

Ngga terasa 1 tahun berjalan begitu cepat... Hari ini tepat 1 tahun papa g meninggalkan kami sekeluarga menghadap hadirat Tuhan. Selama 1 tahun, banyak perubahan yg terjadi baik dari kehidupan gue secara pribadi maupun kehidupan kita sekeluarga.

Saat-saat itu memang tak pernah lepas dari benak gue, saat dimana kita ngga percaya bahwa sesuatu yg tampaknya belum saat nya. Datang dengan tiba-tiba dan wusshhhhh... Semua nya berjalan seperti angin yg berhembus dengan kencang.

Seketika hati terasa takut, kehilangan, sedih, tak percaya seolah tidak rela untuk kehilangan dia (papa) . Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya gue menyadari bahwa mungkin ini rencana Tuhan. Dan Tuhan merencanakan hal lain di balik ini semua.

Tapi kenangan masa lalu bersamanya (papa) tetap hidup dalam hati dan pikiran gue. Saat dia mengajarkan banyak hal... saat dia mendidik gue menjadi anak yang baik... saat dia menemani gue bermain... saat dia menemani gue dikala sakit... saat dia menguatkan mental gue disaat down...

Oleh karenanya (papa) gue bisa menjadi wibi seperti yang sekarang ini...

Namun sayang di saat gue sudah lebih mengembangkan diri, gue belum sempat untuk memberikan sedikit hal yang membuatnya senang dan gembira dengan hasil jerih payah gue sendiri dan itu menjadi salah satu kerinduan gue untuk papa.

Papa, apa kabarmu disana ? Semoga engkau mendapat tempat terbaik disisi Tuhan. Semoga engkau bahagia melihat anak-anakmu ini tumbuh dan berkembang. Aku akan menjaga adik dan mama dengan baik. Aku akan selalu berusaha untuk membuatmu bangga, sehingga engkau bisa tersenyum bahagia disana...  

Terima kasih pa untuk semua nya, godbless...